
Judul buku : KUMPULAN CERITA WANITA2 LAJANG KOTA METROPOLITANT: "LAKI-LAKI BERAROMA REMPAH-REMPAH"
Genre : Novel
Penulis : Tina K
Halaman : Tebal: 227 hal. -
Penerbit : Kutu Buku Sampurna
ISBN: 978-602-95010-1-8
Harga: Rp. 35.000,- (belum termasuk ongkos kirim). Discount 30%!
AKU yang masih lajang jatuh cinta pada Tjandra. Aku tak bisa bilang Tjandra ganteng, tapi dia manly sekali. Bukan macho dengan otot berbongkah-bongkah, tapi dia memberi kesan “laki-laki sejati.” Apalagi dengan parfum atau sabun beraroma rempah-rempah yang selalu samar tercium. Masalahnya, aku gendut dan kurang cantik. Maka ketika aku mulai bergaul dengan Tjandra, tanpa seorang pun tahu, aku mulai mengkonsumsi obat pelangsing. Kalau makan di restoran, kukatakan pada Tjandra bahwa aku sedang berusaha menjadi vegetarian sehingga aku hanya makan salad sayur atau buah. Kukunjungi juga dokter kulit langganan para artis dan menyumpahinya dalam hati setelah kulit wajahku tetap saja tak bisa sehalus pipi bayi meskipun sudah kutambahkan banyak rupiah ke dalam koceknya. Tapi ketika akhirnya Tjandra melamar, aku mendadak kehilangan percaya diri. Jadi bagaimana akhirnya? Haruskah kuterima atau kutolak saja lamaran Tjandra?
.
Dengan gayanya yang khas, ringan dan dewasa, buku ini memuat 18 cerita pendek yang berkisah mengenai romantika dunia wanita lajang di kota metropolitan. Cerpen-cerpen Tina K dikenal banyak menjadi patron para pengarang cerpen muda pada zamannya. Pengarang novel "Ma Yan" Sanie B Kuncoro mengakui hal itu. "Tina K menjadi patron di masa awal proses kreatif saya sebagai penulis. Jalinan cerita yang inspiratif dengan gaya bahasa lembut namun tak mendayu, menjadikan karya-karyanya selalu menarik untuk dibaca ulang. Bahkan hingga saat ini."
Sementara, penulis memoar "The Four Fingered Pianist" Kurnia Effendi mengakui, kekuatan Tina K. terdapat pada peleburan narasi ke dalam percakapan. Dari sana, dengan sendirinya terlahir karakter para tokoh. Pertautan antardialog menunjukkan jalan cerita. Seluruhnya terjalin menjadi kisah yang lincah, menggelincirkan emosi pembaca. "Itu sebabnya kita mudah sekali jatuh cinta atau terjun ke dalam patah hati yang dalam, saat membaca cerpen-cerpennya. Bagi saya, Tina K adalah “guru fiksi” yang tak merasa ilmunya saya curi," ujar Kurnia yang juga dikenal sebagai penulis cerpen.
Adek Alwi, ex pengasuh Majalah Anita Cemerlang yang dianggap 'melahirkan' pengarang ini melihat dua hal yang mewarnai cerpen-cerpen Tina K. Pertama, bahasanya gesit, cergas-cerdas; sesuatu yang sudah tampak pada cerpen pertamanya di awal tahun 1981. Kedua, ia pandai memadukan bentuk dan isi sehingga pesan hadir wajar, tak disodokkan dan kita mendapat sesuatu tanpa merasa digurui. ***
Pemesanan dapat dilakukan di SINI
.
Dengan gayanya yang khas, ringan dan dewasa, buku ini memuat 18 cerita pendek yang berkisah mengenai romantika dunia wanita lajang di kota metropolitan. Cerpen-cerpen Tina K dikenal banyak menjadi patron para pengarang cerpen muda pada zamannya. Pengarang novel "Ma Yan" Sanie B Kuncoro mengakui hal itu. "Tina K menjadi patron di masa awal proses kreatif saya sebagai penulis. Jalinan cerita yang inspiratif dengan gaya bahasa lembut namun tak mendayu, menjadikan karya-karyanya selalu menarik untuk dibaca ulang. Bahkan hingga saat ini."
Sementara, penulis memoar "The Four Fingered Pianist" Kurnia Effendi mengakui, kekuatan Tina K. terdapat pada peleburan narasi ke dalam percakapan. Dari sana, dengan sendirinya terlahir karakter para tokoh. Pertautan antardialog menunjukkan jalan cerita. Seluruhnya terjalin menjadi kisah yang lincah, menggelincirkan emosi pembaca. "Itu sebabnya kita mudah sekali jatuh cinta atau terjun ke dalam patah hati yang dalam, saat membaca cerpen-cerpennya. Bagi saya, Tina K adalah “guru fiksi” yang tak merasa ilmunya saya curi," ujar Kurnia yang juga dikenal sebagai penulis cerpen.
Adek Alwi, ex pengasuh Majalah Anita Cemerlang yang dianggap 'melahirkan' pengarang ini melihat dua hal yang mewarnai cerpen-cerpen Tina K. Pertama, bahasanya gesit, cergas-cerdas; sesuatu yang sudah tampak pada cerpen pertamanya di awal tahun 1981. Kedua, ia pandai memadukan bentuk dan isi sehingga pesan hadir wajar, tak disodokkan dan kita mendapat sesuatu tanpa merasa digurui. ***
Pemesanan dapat dilakukan di SINI







0 comments:
Post a Comment